Wednesday, November 17, 2010

Indonesia ga pernah bentrok SARA??? - Eropa tertarik budaya Indonesia yang beragam namun ga bentrok.

http://id.news.yahoo.com/antr/20101116/tpl-pengamat-eropa-makin-banyak-kaji-isl-cc08abe.html


Yakin???

Ga pernah bentrok??? Orang ngasih bantuan ke korban bencana aja ga boleh. Bentrok nyaris tiap hari, ngatain juga nyaris tiap hari. Bukan cuma sepihak, tapi dua2nya.
Jangan ditutup-tutupi lagi. Emangnya dah lupa sama perang2 saudara dulu itu? Antar ras sering bertengkar, antar agama apalagi... Kl bangun masjid pasti boleh dan ada dimana aja, coba bangun gereja, pura, klenteng, beh... bisa2 didelay sampai yang muda jadi tua kali...
Ini emang terjadi krn masing2 org yang sok ngerti agamanya masing-masing merasa paling benar, oleh sebab itu, saya sangat berharap, kalo mau ngajarin agama (dalam hal ini Islam, tapi bisa juga kalo kebetulan Hindu, atau Budha, atau Kristen, atau Katolik), yang ngajarin itu harus udah ahli.
Tau darimanakah tanda-tanda bahwa seseorang itu ahli agama?
1. Dia ga suka bikin demo
2. Dia ga bakal nyuruh orang sekitarnya untuk melakukan bakar2an thdp tempat ibadah orang lain
3. Dia moderat, kayak Gus Dur. Ga beda2in SARA. (Ini negeri besar loh, Kalo mau beda2in, tinggal aja di pulau sempit!)
4. Dia ga gampang marah
5. Dia mau dan bisa bergaul dengan orang yang bermacam-macam.
6. Dia menghargai adat orang lain
7. Dia melakukan kebaikan hidup, dan ga cuma ngomong doank, atau baca kitab sucinya aja, tapi melakukan kebaikan dalam hidupnya.

See?
Kl gitu, jgn sekali-kali ngirim orang yg dangkal pengetahuannya tapi sok tahu, krn org ini pinter ngomong, tar malah ajarannya salah total. Mending kirim org yg cool, pendiam, ga banyak omong, tapi memang ahli dalam agamanya. Karn kita hanya akan mempermalukan bangsa kita sendiri apabila di sana, orang yang tak kompeten itu mengajar hal yg salah...

Saya berharap ajaran kalian di sana berlangsung baik, walau saya sendiri bukan org Islam. Tapi, saya punya teman2 Islam yang baik, dan menurut saya yg berlaku jahat itu, memang yg rendah budinya dan pengetahuannya akan Islam pun rendah. Karena bila seseorang tahu agamanya dengan baik, orang itu takkan menjadi orang yg mudah termakan amarah dan selalu terbakar kebencian. Saya berdoa bagi mereka, supaya mereka memperdalam lagi pengetahuan mereka.

Bagi yang mau mengajar agama di luar negeri, semoga Anda sekalian berhasil di sana sebagai pengajar yang baik!


Sunday, November 7, 2010

Metamorfosis

Suatu hari, seekor kupu-kupu yang cantik terbang melintasi sebuah kebun bunga yang sangat indah. Kupu-kupu itu kemudian memutuskan untuk berhenti di kebun bunga itu, lalu ia mengisap madu dari beberapa bunga yang ada di situ.

Kupu-kupu itu merasa bahwa madu di situ sangat lezat, dan memutuskan bahwa apabila ia akan bertelur nanti, ia akan menaruh telur-telurnya di kebun bunga itu, supaya anak-anaknya nanti tak kesulitan mencari makanan.

Beberapa hari kemudian setelahnya, kupu-kupu itu kembali ke kebun bunga itu, ia menaruh telur-telurnya di atas sebuah daun, lalu pergilah kupu-kupu itu meninggalkan telur-telurnya.

Telur kupu-kupu itu menetas beberapa waktu setelahnya, namun, kupu-kupu itu telah mati. Anak-anak kupu-kupu itu adalah ulat-ulat yang berbulu. Ulat-ulat itu menjadi gemuk dengan cepat karena begitu banyaknya daun yang dapat disantap dan tumbuhan di situ amat segar. Lagipula, tak ada pemangsa yang memakan ulat, sehingga mereka tak cemas sama sekali.

Ulat-ulat itu kemudian saling mencari tempat untuk dirinya sendiri. Lalu, setelah itu, mereka berubah menjadi kepompong. Mereka tak bergerak, tak bisa bergerak untuk waktu yang cukup lama.

Suatu hari, kepompong-kepompong itu mulai terbuka. Makhluk-makhluk hidup yang ada pada tiap kepompong berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari kepompong itu, mereka berjuang dengan keras, sampai akhirnya terbanglah mereka karena sudah berhasil keluar dari kepompong. Sekarang, ulat-ulat itu sudah menjadi kupu-kupu yang cantik.

Kupu-kupu itu mengisap madu dari bunga-bunga yang ada di situ. Mereka membawa serbuk-serbuk ke dalam putik-putik bunga sebagai gantinya. Karena mereka berjumlah cukup banyak, banyak sekali bunga yang mengalami penyerbukan dan bunga-bunga di kebun itu pun semakin banyak jumlahnya.

Beberapa minggu kemudian, kupu-kupu melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan ibu mereka. Mereka menaruh telur-telur mereka di kebun itu, tak lama kemudian, mereka mati, karena begitulah usia kupu-kupu. Singkat. Tapi, mereka menyadari singkatnya hidup mereka itu tak bisa dibandingkan dengan apa yang mereka berikan kepada bunga-bunga itu.

Dalam waktu yang begitu sempit, mereka memberi kehidupan pada bunga-bunga, mereka menyediakan makanan bagi keturunannya. Insting alamiah merekalah yang membimbing mereka.

Kupu-kupu tahu bahwa hidup ini adalah siklus. Dimana suatu awal akan mencapai suatu akhir dan suatu akhir akan menjadi awal yang baru.


Sunday, November 7th, 2010
10:40 PM

Chelsea Vanessa

Monday, September 13, 2010

(Untitled)

Do you know what flower would suit me?
The red one, or the blue one?
Both are beautiful, do you think I'm beautiful?
Like a flower blossomed in a hill,
I blossomed only in front of you...

The sky always changes.
Sometimes it is red, sometimes it is blue,
Sometimes it's overwhelmed by the darkness,
Sometimes it's bright white like the sunlight.
You always admires the sky,
I hope I can be your sky...

But, I never know, I never know...
That destiny is cruel enough
To make me go against you.
But still, my heart belongs to you.


Chelsea Vanessa
Monday, September 13, 2010
3:51 PM

One day

One day, I lied to my friend,
I told her I would stay by her side
Always...
But, I left her alone by herself

One day, my friend said she would be with me
When I'm alone, when I'm scared
When I feel I don't belong anywhere,
When I feel I need her...
And she keep her promise all the time.
I wonder, when I'll be like her,
Like keeping the promise I made myself
Or be gentle to others,
Just like her...

One day, I was sleeping deep in the forest.
Suddenly a big fierce lion came to me,
It roared and its teeth scared me to death.
I didn't know where she came from or
How she knew the lion was there,
But, my friend was there.
She protected me!
She said, "Go away, save yourself!"
And added, "I'll be fine!"
I ran, ran, and ran...
But on my way, I couldn't help thinking...
Thinking about her.
I stopped and I headed back to where she was.
I found her!
She was hurt,
She couldn't stand by herself.
I cried.
She realized my presence and shouted at me,
"Why are you here?! I told you to go away!"
I opened my mouth and told her,
"How could I leave you here all alone,
facing that big thing?
How could you ask me to abandon you?"
She didn't speak a word.
Both of us realized that the lion was going to strike,
I ran between my friend and the lion.
Its teeth against my chest,
I could feel it.
I could feel how my blood rolling down my stomach,
Smell of the blood is everywhere,
And I could hear my friend cried,
"NO!!!"
I wasn't able to move,
But, I knew that the lion took me away.
Away from my beloved friend,
And she was saved.
I heard her crying,
But I care no more.
Because she was saved.
At least, finally I could fulfill the promise,
To be by her side, always...
Until the end.


Chelsea Vanessa
Monday, September 13, 2010
2:26 PM

Saturday, July 10, 2010

Magang Kompas MuDA... Asyikk!!! (Part1)

Well, kemarin adalah hari terakhirku magang di Kompas MuDA. Enggak nyangka banget aku bisa tahan sampai akhir karena aku orangnya gampang banget bosan. Tapi selama di sana sih senang banget, karena emang kegiatannya seru-seru banget dan temennya rata-rata baik. Oh ya, wartawan-wartawannya sih sangat baik, hohohoho....

Jadi, hari pertama itu ada perkenalan dengan Magangerz Batch I, terus ada sesi olahraga juga dengan om siapa gitu, lupa namanya. Capek sih, tapi asyik, katanya sih olahraga ini tujuan utamanya adalah team building. Habis olahraga di kasih makanan dan kita semua makan dengan semangatnya. Eh, ternyata, abis dikasih makan, ada sesi seminar gitu dari Pak Santoso, kita sih ngikut aja. Sesi ini menurutku sih enak, cuma karena tadi abis capek banget olahraganya, jadi sedikit ngantuk, apalagi ruangannya bersuhu sangat rendah, hingga aku menggigil... Dingin... Wuusshhhh....

Dan yah, setelah itu ada makanan lagi... Terus lanjut sesi sampai jam 5, and then go home!!!

Keesokkan harinya....

Badanku capek banget, kayak enggak bisa gerak gitu, tapi karena masih semangat (Namanya juga masih anak baru, semangat gitu loh!), aku tetap bangun jam 7 pagi dan berangkat jam 8.
Padahal hari pertama aku telat, hari kedua malah enggak macet dan mulus...

Thursday, July 8, 2010

Ga Nyangka Abisss!!!

Setelah kehilangan tiga buah barang salama dua minggu ini, akkhirnya gw dapat menemukan flash disk gw yg ternyata dibawa Ika. Beneran deh, lega bgt hari gw!

Amazing Grace

Dalam waktu dua minggu, gw dah tiga kali kehilangan baran. Mulai dari handphone, buku notes yang ada catatan no.telp, dan USB yg dpt gratisan dari Thinkquest.
Gw teledor banget yah sekarang, padahal biasanya nggak gitu.

Ini lagu yang bisa membuat gw tenang dan nggak terlalu menyesal lagi, judulnya yang di atas tuh, "Amazing Grace". Dibuat oleh John Newton liriknya, komposer musiknya gw kurang tahu deh, mungkin dia juga kali. Nih lirik yang menurut gw paling bagus:

"Amazing Grace, how sweet the sound,
That saved a wretch like me...
I once was lost, but now am found,
Was blind, but now I see...

T'was grace that taught my heart to fear,
And Grace, my fear relieved...
How precious did, and Grace appear...
The hour I first believe."

Kalo nyanyiin nih lagu, gw bisa tenang banget, apalagi kalo nyanyinya bisa gw lepas. Rasanya plong banget. Semalem terbukti banget deh mengenai keampuhan nih lagu. Tapi, tetap gw berharap seenggaknya USB gw bisa balik.
Moga-moga tuh USB ketemu...
Gw kapok deh males ke gereja. Gw bakal rajin-rajin ke sana. Iya sih, gw dah lebih dari sebulan ga ke gereja, tapi gw doa kok di rumah, sering lupa sih. Tolong Tuhan, kembalikan USB saya, handphonenya saya relakan dh!